Can I be happy?
By Anthony Tran on Unsplash "Happiness" tidak Ada seorangpun yang tidak ingin bahagia tentunya. it's like the core of the core of the core dari semua Kita lakukan. Kita rela siang malam Mata melek berjam jam.. banting otak banting otot for sake of happiness. But pertanyaanya.. what if bahkan setelah Kita sejauh ini selama itu survive struggle strive "happiness" bukannya nongol malah semakin ngilang? Kala berusia 5 tahun kerap sekali kuamati senyum dan tawa semua orang mulai dari orang yang ku kenal, yang ku sayangi hingga strangers random guy. Di usia 5 tahun ku Kira semua senyuman dan tawa adalah kebahagiaan. Tidak lagi sekarang. Ternyata kalian bisa tersenyum saat iri. Kalian bisa juga tersenyum saat hancur. Ternyata senyum hanyalah guratan tarikan saraf untuk lebih banyak Lagi topeng dan kepalsuan. Rasanya rindu sekali pada saat saat dimana hidup terasa ringan bak kapas. Gelak disana sini. Ketulusan hati terefleksikan di Mata. Bukan seperti sekarang i...